Jumat, 13 Januari 2017
Cintaku kau anggap supplier
Disini q mencoba berdiri di kakiku sendiri ya inilah bali yg sejuta pesona wisata turis berdatangan namun q datang untuk mengais rejeki..tepatnya 7desember 2009..panggil q "cha"..q melamar kerja disuatu perusahaan terkenal yg tidak q ketahu sebut saja perusahaan H. Dsn q mulai membuka lembaran baru hidupq dengan ditampung seorang teman yg baik raras namax..dy menampungq di tmpat tinggalnya yg sempit sebut sj kamar kost dst q tdr di kasur yg sudah lapuk tp tak apa lah syukur akan buat lebih tenang q tak mengira akan langsung mendapatkan pekerjaan apalg dg q hamya berbekal sepasang baju main dan baju kerja..kuasa allah q bekerja dg busana cuci kering pakai..tp tak apaplah namax merantau dan usaha..dg berjalan waktu kontrak pertama abis selama 3 bulan..dan q jalani hidupq dengan penuh semangat hingga suatu ketika q disodorkan sebuah masalah dmn q hrs pergi dr kamar kos itu..q mncoba lagi mencari kamar kos beralas tikar q tidur.bantalpun q pinjam ke seorang teman..agung namax dan kamipun mulai ada kisah berdua dmn kami sama sama seseorang yg terluka..dy membantuku kami saling support peketjaan hingga q dipromosikan terlebih dahulu hingga kami bisa menjalin hub hampir 8thn..hub kami bgt indah tanpa ada pertengkaran dll namun kami tidak bisa melanjutkan hub karna perbedaan keyakinan yg sangat berat.. Ditahun ke 6 saat q masih dengan agung q mncoba move on dg dekat laki2 lain..dy lebih muda 7thn dbawahq..q welcome saja dg keberadaannya dan tdk memikirkan apa tujuannya dg q...dan hub q dan agung masih berjalan namun kami mulai jarang komunikasi secara ekonomi kami berdua makmur apapun yg q mau banyak bs qt peroleh..hingga q spt punya rumah ditanah ini...swiring berjalannya waktu q dan laki2 baruku entah apakah q hanya dimanfaatkan atau mmg benar cinta q menghabiskan seluruh yg q punya untuk dy..dan hub kami sering sekali mengalami temgkar hebat..q mencoba bertahan dan selalu minta maaf akan segala kesalahan namun itu tdk ada artix...hingga malam ini q baru menyadari dy tdk pernah mengakui keberadaanq entah secara fisik atau mental bahkan pedihnya dy memberiku sebutan"supplier"segitu tdk pantaskah q..jk mmg tdk berkenan lebih dl putus q tidak akan berharap banyak...begitu bodohnya q mengorbankan segalanya..ktika dy mau dy manis ktka q g punya q dibuang..seperti q membeli hati spy sayang dg q..sungguh sakit pengorbanan ini..semoga dy baik2 sj dg apa yg dy perbuat..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar